• Tampak Depan Perpustakaan

    Tampak dari depan perpustakaan yang berada di lantai dua

  • Komputer Untuk Siswa

    Meja komputer untuk siswa untuk mengakses informasi

  • Ruang baca dan Ruang Referensi

    Ruang baca bagi siswa dan ruang koleksi referensi dan ruang audio visual serta jerman corner

Tampilkan postingan dengan label Antoine de Saint Exupéry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antoine de Saint Exupéry. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2018

Antoine de Saint Exupéry - The Little Prince (English)

Antoine de Saint Exupéry - The Little Prince (English)
Antoine de Saint Exupéry - The Little Prince (English)
Once when I was six years old I saw a magnificent picture in a book, called True Stories from Nature, about the primeval forest. It was a picture of a boa constrictor in the act of swallowing an animal. Here is a copy of the drawing. In the book it said: "Boa constrictors swallow their prey whole, without chewing it. After that they are not able to move, and they sleep through the six months that they need for digestion." I pondered deeply, then, over the adventures of the jungle. And after some work with a colored pencil I succeeded in making my first drawing. My Drawing Number One. It looked something like this:

Sabtu, 03 Maret 2018

Antoine de Saint Exupéry - The Little Prince - Pangeran Kecil (Le Petit Prince)

Antoine de Saint Exupéry - The Little Prince - Pangeran Kecil (Le Petit Prince)
Antoine de Saint Exupéry - The Little Prince - Pangeran Kecil (Le Petit Prince)
KETIKA berumur enam tahun, aku pernah melihat gambar yang hebat dalam buku tentang rimba raya berjudul Kisah-Kisah Nyata. Gambar itu melukiskan seekor ular sanca yang sedang menelan seekor binatang buas. Inilah tiruan gambar itu.

Dalam buku ini dijelaskan: "Ular sanca menelan mangsanya bulat-bulat tanpa mengunyahnya. Kemudian, mereka tidak mampu bergerak lagi dan tidur selama enam bulan untuk mencerna mangsanya."

Maka aku lama berpikir tentang kejadian luar biasa di rimba raya, dan dengan sebuah pensil berwarna aku pun berhasil membuat gambarku yang pertama. Gambarku nomor satu. Rupanya seperti ini:

Karya agungku itu kuperlihatkan kepada orang-orang dewasa, dan aku menanyakan, apakah gambar itu menakutkan mereka.

Mereka menjawab, "Mengapa harus takut pada topi?"