• Tampak Depan Perpustakaan

    Tampak dari depan perpustakaan yang berada di lantai dua

  • Komputer Untuk Siswa

    Meja komputer untuk siswa untuk mengakses informasi

  • Ruang baca dan Ruang Referensi

    Ruang baca bagi siswa dan ruang koleksi referensi dan ruang audio visual serta jerman corner

Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 September 2018

Donny Dhirgantoro - Novel 5 cm

Donny Dhirgantoro - Novel 5 cm
Donny Dhirgantoro - Novel 5 cm
Bestseller book di Gramedia Bookstore selama 2 tahun berturut-turut!

Lima sahabat telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Mereka adalah Arial yang paling tampan, Riani sebagai satu-satunya wanita dalam kelompok itu, Zafran yang berlagak seperti seorang penyair, Ian yang paling subur badannya, dan Genta yang dianggap sebagai leader dalam kelompok itu. Kegemaran mereka adalah mengeksekusi hal-hal yang tidak mungkin dan mencoba segala hal, mulai dari kafe paling terkenal di Jakarta, sampai nonton layar tancap. Semuanya penggemar film, dari film Hollywood sampai film yang nggak kelas—kecuali film India karena mereka punya prinsip bahwa semua persoalan di dunia atau masalah pasti ada jalan keluarnya, tapi bukan dalam bentuk joget.

Suatu saat, karena terdorong oleh rasa bosan di antara satu dan yang lain, mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi dan bertemu satu sama lain selama tiga bulan. Selama tiga bulan berpisah itulah telah terjadi banyak hal yang membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya. Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh dengan rasa kangen akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan yang penuh dengan keyakinan, mimpi, cita-cita, dan cinta. Sebuah perjalanan yang telah mengubah mereka menjadi manusia sesungguhnya, bukan Cuma seonggok daging yang bisa berbicara, berjalan, dan punya nama.

“Ada yang pernah bilang kalau idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki oleh generasi muda….”

Selasa, 04 September 2018

Dyan Sheldon - And Baby Makes Two - Bila Kelak Aku Dewasa

Dyan Sheldon - And Baby Makes Two - Bila Kelak Aku Dewasa
Dyan Sheldon - And Baby Makes Two - Bila Kelak Aku Dewasa
DALAM banyak hal, tanggal 25 Oktober sama saja seperti hari-hari lainnya, dan itu berarti, hari itu dimulai dengan pertengkaranku dengan ibuku, dan berlanjut dari sana.

Pertengkaranku dengan ibu dipicu tidak adanya susu untuk teh. Seperti biasa, itu salahku. Tidak pernah salah Hillary. Hanya Tuhan yang tahu, siapa yang dia jadikan bulan-bulanan pelampiasan kekesalannya dulu, waktu belum ada aku, karena dia selalu saja menimpakan kesalahannya padaku. Gara-gara pertengkaran itu, lagi-lagi aku terlambat masuk sekolah. Mr. Cox, guruku, memberiku hukuman.

Kebahagiaan ini milikku. Memang inilah yang kuinginkan sejak dulu. Tambahan lagi, punya bayi jauh lebih asyik daripada ikut ujian."

Lana Spiggs sudah bosan dengan perlakuan semua orang yang selalau memerintahkannya melakukan ini-itu: ibunya, guru-gurunya... Lana ingin cepat dewasa, punya rumah sendiri, suami dan anak-anak -- dengan begitu, tidak ada lagi orang yang bisa menyuruhnya dia seenaknya.

Kemudian, di hari ulang tahunnya yang kelima belas, Lana bertemu Les. Dia tahu, cowok itulah pria idamannya, jadi ketika dirinya hamil, dia merasa semua keinginannya terkabul. Tapi apakah impian Lana tentang Keluarga Bahagia seindah kanyataannya?

Selasa, 14 Agustus 2018

Download Novel Senja, Hujan, dan Cerita yang telah usai

Download Senja Hujan dan Cerita yang telah usai Boy Candra

Buku ini saya persembahkan untuk orang-orang yang pernah dilukai, hingga susah melupakan . untuk orang-orang yang pernah mencintai, tapi dikhianati. Juga pernash mengkhianati, lalu menyadari semua bukanlah hal baik untuk kita. Kepada orang yang jatuh cinta diam-diam, suka pada sahabat sendiri, tidak bisa berpaling dari orang yang sama, dan hal-hal yang lebih pahit dari itu. Saya pernah ada di posisi kamu saat ini. Mari mengenang, tapi jangan lupa jalan pulang. Sebab, setelah tuangan petualangan panjang ke masa lalu, kamu harus menjadi lebih baik. Dan, mulailah menata rindu yang baru. Katakan kepada masa lalu: kita adalah cerita yang telah usai.

Silahkan download ebook melalui tombol dibawah:

Kamis, 02 Agustus 2018

Download Ebook Tuhan, Maaf, kami sedang sibuk

Tuhan, Maaf, kami sedang sibuk oleh Ahmad Rifa'i Rif'an
Tuhan, harap maklumi kami,
manusia-manusia yang begitu banyak kegiatan. Kami benar-benar sibuk,
sehingga kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk-Mu.
Tuhan, kami sangat sibuk. Jangankan berjemaah,
bahkan munfarid pun kami tunda-tunda. Jangankan rawatib, zikir,
berdoa, tahajud, bahkan kewajiban-Mu yang lima waktu saja sudah sangat
memberatkan kami. Jangankan puasa Senin-Kamis, jangankan ayyaamul baith,
jangankan puasa nabi Daud, bahkan puasa Ramadhan saja
kami sering mengeluh.

Tuhan, maafkan kami, kebutuhan kami di dunia ini
masih sangatlah banyak, sehingga kami sangat kesulitan menyisihkan sebagian
harta untuk bekal kami di alam abadi-Mu. Jangankan sedekah, jangankan
jariah, bahkan mengeluarkan zakat yang wajib saja sering kali terlupa.

Tuhan, urusan-urusan dunia kami masih amatlah banyak.
Jadwal kami masih amatlah padat. Kami amat kesulitan menyempatkan waktu
untuk mencari bekal menghadap-Mu. Kami masih belum bisa meluangkan
waktu untuk khusyuk dalam rukuk, menyungkur sujud, menangis, mengiba,
berdoa, dan mendekatkan jiwa sedekat mungkin dengan-Mu. Tuhan, tolong,
jangan dulu Engkau menyuruh Izrail untuk mengambil nyawa kami.
Karena kami masih terlalu sibuk.

***

Buku  ini  disusun  dengan  klasifikasi  berdasarkan  wilayah  kehidupan  yang  hendak dieksplorasi  oleh  penulis.  Diawali  dengan  bagian  Menata  Hati  Membenahi  Nurani, Anda akan diajak untuk bercengkerama tentang pemaknaan tauhid, takdir, sufi, serta beberapa tema yang menyentuh wilayah jiwa. Bahasan dilanjutkan dengan tema Baitii Jannatii yang mengeksplorasi trik dan tip Islam untuk menggapai kesuksesan dalam wilayah keluarga. Bagian ketiga Memancarkan Cahaya Surga di Tempat Kerja, Anda akan diajak memaknai ulang seluruh aktivitas pekerjaan kita sebagai media penghambaan diri  kepada  Sang  Pencipta.  Buku  ini  ditutup  dengan  bagian  Memperkokoh  Semangat dan Visi Hidup yang memotivasi muslim untuk meraih empat tangga kesuksesan.

Buku ini tidak hanya menjadi media perenungan untuk memasuki wilayah sakral dalam  lubuk  sanubari  kita,  namun  juga  memberi  pancaran  inspirasi,  ilmu,  serta semangat yang menggugah dan mencerdaskan.

Detail Buku:

Judul: Tuhan, Maaf, kami sedang sibuk
Penulis : Ahmad Rifa’i Rif’an
Penerbit: PT Elexmedia Komputindo - Cetakan ke‑13: 2015
ISBN: 978‑602‑02‑5666‑5
Jumlah Halaman: 388
Besar File: 5,27Mb
Baca- Download: Google Drive

Kamis, 12 April 2018

Donna Rosamayna - U!

Donna Rosamayna - U!
Donna Rosamayna - U!
Prolog

SENJA itu langit tampak kelabu, hujan turun rintik-rintik membasahi tiap sentimeter tanah disekitarnya.Orang-orang berpakaian hitam mengelilingi peti cokelat muda berpelitur indah. Wajahmereka tampak sedih. Banyak di antara mereka meneterkan airmata. Bahkan ada yangmenangis tersedu-sedu.“Semua yang berasal dari Dia... akan kembali kepada Dia...,” ujar seorang pendeta penuhhikmat. Orang-orang itu mengangguk-angguk sedih.Tiba-tiba...Seorang anak berusia empat tahun berlari-lari kecil menyeruak kerumunan orang. Dengancuek dia mencolek-colek orang-orang yang sedang bersedih itu.“Eh... eh... kok semuanya pada nangis sih? Hujan nih...”Seorang ibu tersenyum, lalu mengelus kepala anak kecil itu. Kalau tega sih, sebenarnya anakitu pantas dicubitkarena mengganggu khotbah pendeta... tapi...“Pa... Papa... Mama mana?” ujar anak itu lagi sambil berlari menghampiri papanya, menarik-narik ujung baju hitam pria itu tidak sabaran.Laki-laki yang dipanggil “Papa” itu bernama Marcello. Ia memaksakan diri tersenyum padagadis kecil di sampingnya. Ia mengulurkan kedua tangannya, mengizinkan si anak naik dalamgendongannya.“Lilia sayang... Mama... Mama pergi ke surga!” ujar Papa Lilia terbata-bata. Wanita disebelah lelaki itu menitikkan air mata mendengarnya.Gadis kecil itu menatap ayahnya bingung. Kedua bola mata jernihnya membulatmemandang papanya.“Surga itu di mana, Pa? Jauh, gak?”Lelaki itu menghela napas, menahan perasaan sedih dan harunya. “Jauh, Sayang!”“Jauh mana sama rumah Eyang?” tanya gadis kecil itu lagi. Kebetulan eyangnya memangtinggal di Belanda.“Lebih jauh lagi...”Anak itu menghela napas kecewa. “Yaaaah... kalau gitu... Lilia gak bisa ketemu Mama lagidooong! Ketemu Eyang aja Lilia gak pernah karena rumah Eyang jauh...”Papa Lilia merasa sebutir air matanya menetes.“Mama jahat! Mama jahat! Lilia sebel sama Mama... Huaaa...”Lilia mulai menangis meraung-raung. Semua orang di situ memandang dengan prihatin.Dada mereka sesak. Sang Ayah berusaha menenangkan putrinya.“Lilia... jangan nangis dong, Sayang!” Papa Lilia mengusap air mata yang mengalir deras diwajah mungil anaknya. “Bisa kok... Suatu hari nanti kamu bisa ketemu Mama lagi, Sayang!”Anak itu menengadah, memandang ayahnya penuh harap. “Bener, Pa?”“I... iya, Sayang!”Lilia tersenyum. Wajahnya langsung berbinar-binar.“Nanti kita ke surga naik pesawat ya,Pa... Lilia gak takut ketinggian kok!” ujarnya dengan yakin sambil menepuk dada.

Selasa, 10 April 2018

Habiburrahman El Shirazy - DI ATAS SAJADAH CINTA

Habiburrahman El Shirazy -  DI ATAS SAJADAH CINTA
Habiburrahman El Shirazy - DI ATAS SAJADAH CINTA
KOTA KUFAH terang oleh sinar purnama. Semilir angin yang bertiup dari utara membawa hawa sejuk. 
Sebagaian rumah telah menutup pintu dan jendelanya. Namun geliat hidup kota Kufah masih terasa. 
Diserambi masjid Kufah, seorang pemuda berdiri tegap menghadap kiblat. Kedua matanya memandang 
teduh ke tempat sujud. Bibirnya bergetar melantunkan ayat‐ayat suci Al‐Quran. Hati dan seluruh 
gelegak jiwanya menyatu dengan Tuhan, Pencipta alam semesta. Orang‐orang memanggilnya “Zahid” 
atau “Si Ahli Zuhud”, karena kezuhudznnya meskipun ia masih muda. Dia dikenal masyarakat sebagai 
pemuda yang paling tampan dan paling mencintai masjid di kota Kufah pada masanya. Sebagian besar 
waktunya ia habiskan di dalam masjid, untuk ibadah dan menuntut ilmu pada ulama terkemuka kota 
Kufah. Saat itu masjid adalah pusat peradaban, pusat pendidikan, pusat informasi dan pusat perhatian. 
Pemuda itu terus larut dalam samudera ayat Ilahi. Setiap kali sampai pada ayat‐ayat azab, tubuh 
pemuda itu bergetar hebat. Air matanya mengalir deras. Neraka bagaikan menyala‐yala dihadapannya. 
Namun jika ia sampai pada ayat‐ayat nikmat dan surga, embun sejuk dari langit terasa bagai mengguyur 
skujur tubuhnya. Ia merasakan kesejukan dan kebahagiaan. Ia bagai mencium aroma wangi para 
bidadari yang suci. 
Tatkala sampai pada surat Asy Syams, ia menagis, 
“fa alhamaha fujuuraha wa taqwaaha. 
qad aflaha man zakkaaha. 
wa qad khaaba man dassaaha 
…” 
(maka Allah mengilhamkan kepada jiwa yang itu jalan kefasikan dan ketaqwaan, 
sesungguhnya, beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, 
dan sungguh merugilah orang yang mengotorinya 
….) 
Hatinya bertanya‐tanya. Apakah dia termasuk golongan yang mensucikan jiwanya? Ataukah golongan 
yang mengotori jiwanya? Dia termasuk golongan yang beruntung, ataukah yang merugi? 
Ayat itu ia ulang berkali‐kali. Hatinya bergetar hebat. Tubuhnya berguncang. Akhirnya ia pingsan. 
Download ebook pdf, free, gratis, no ads, direct link

Senin, 09 April 2018

Dewi-Sartika - My Silly Engagement

Dewi-Sartika - My Silly Engagement
Dewi-Sartika - My Silly Engagement
Kata orang, bila bermimpi digigi ular, tandanya seseorang akan mendaptkan jodoh. Apalagi
kalau ular yang menggigitnya berukuran besar, jodoh yang menghampiri pun biasanya besar
alias orang kaya. Tapi mimpi digigit ular juga memiliki arti yang lain. Itu juga tanda akan
datangnya masalah. Jadi kalau menggigit ular besar, masalah yang dating pun besar.
Hehehe…boleh percaya, boleh nggak…

Namanya Puput Amelia.Usianya kini belum genap 17 tahun. Saat ini, dia sekolah di SMU negeri
di pinggir kota. Puput tidak percaya pada arti mimpi. Tapi hari itu setelah mimpi digigit ular rasa
tidak percayanya perlahan-lahan mulai meluntur. Di hatinya, timbullah praduga mimpi itu adalah
awal terjadinya hal-hal yang luar biasa disalam hidupnya yang super biasa-biasa saja.
Hari ini Puput kesiangan. Nggak biasanya cewek itu bangun setelah matahari mulai
menampakkan diri seutuhnya di permukaan bumi. Tergesa-gesa Puput mengambil handuk yang
tersampir di sisi ranjang tidurnya yang kecil.

Sebelah kiri kamar itu, tampak lemari pakaian yang engsel pintunya sudah tidak berfungsi
dengan benar pintunya mengangga. Di dalamnya, terlihat tumpukan pakaian yang berantakan,
nyaris seperti tidak pernah tersentuh tangan. Buku-buku tersusuan tidak beraturan di bawah
meja kecil. Jenisnya kalau tidak komik, pasti novel horor. Hampir seluruh dinding kamar tidur itu
tertutup oleh poster-poster segala bentuk monster lucu.

Sehabis mandi Puput segera mengenakan seragam abu-abunya. Seperti sepatu kets butut yang
bagian pinggirnya sudah koyak dan solnya sudah mulai lepas tidak ketinggalan menghiasi kaki
cewek kelas 2 SMU itu. Disambarnya tas dekat pintu dan segera berlari keluar rumah. Melewa
meja makan merangkap ruang kekuarga, Puput mengerling tempe goring diatas meja yang
mengundang selera. Hhmmm…yummy, pikirnya.tanpa tedeng aling-aling, langsung tempe itu
diserbu tanpa kompromi.

Tampak bibinya, seorang wanita setengah baya berambut keriting dengan postur tubuh pendek
dan sedikit gemuk sedang bersiap membuka warung lotek yang ada di depan beranda rumah.
Pantatnya yang tambun seprti beduk bergoyang-goyang kiri-kanan. Puput menghampiri bibinya,
mencium tangannya dan hh, tidak lupa pipi juga, lalu belari ke halaman rumah untuk mengambil
sepeda.

Minggu, 08 April 2018

Princess WG - Dear Love

Princess WG - Dear Love
Princess WG - Dear Love
Kadang-kadang aku bosan dengan keadaanku. Aku bosan dengan kehidupan
sekolah,bosan dengan kehidupan sekitarku,bahkan bosan dengan diriku sendiri.
Aku seperti sedang menonton film tentang diriku sendiri yang alurnya begitu
lamban dan ceritanya sangat monoton. Ingin rasanya aku berteriak pada seisi
dunia,kenapa hidup ini begitu membosankan?
Kata temanku,Emma, ada 2 hal yang membuatku cepat bosan.Pertama,katanya
aku ini orangnya terlalu sibuk dan serius dalam pelajaran.Ah,tidak juga. Malah
kadang menurutku aku ini masih lumayan santai dibandingin murid-murid yang
lain. Prestasiku memang baik di semua mata pelajaran, tapi aku benar-benar
bukan kutu buku.
Lalu kedua, kata Emma karena aku belum punya pacar. Yaa...aku memang belum
pernah pacaran selama ini. Bukannya aku tidak mau atau tidak tertarik,tapi
sebenarnya karena
aku belum siap. Atau lebih tepatnya lagi.......karena aku belum bisa melupakan
seseorang yang tidak boleh aku cintai.
Kriiinnnggg!!
Bel sekolah tanda pulang membuyarkan semua lamunan Ann. Pak Daniel
memberi katakata penutup untuk pelajaran Biologi hari ini, tapi Ann sedikitpun
tidak menyimak. Ia menyimpan semua buku-bukunya ke dalam tas.
Di hari Senin yang cerah ini Ann memutuskan untuk lebih banyak bersantai di
rumah, sekedar refreshing. Pelajaran-pelajaran di sekolah benar-benar
membosankan dan membuatnya hampir sinting. Yang ia mau sekarang hanya
pulang, tidur siang,lalu...hm...lalu...
"Ann,tunggu!!"

Sabtu, 07 April 2018

Crazy

Crazy
Crazy
CRAZY!
Siang itu matahari amat terik menyinari 2 siswi SMA yang sedang dalam
perjalanan pulang. Mereka adalah siswi kelas 2 SMA Makuhari.
"PANAAASSSS!!!!!" teriak Kikkawa Emi. Memang benar saat itu hari sangat
panas, tetapi ia tak sadar ia membuat kesal temannya.
"hei Asuka! Traktir aku es krim! Kau bilang kau mau traktir aku" katanya
kepada temannya, tak lain adalah Fujimoto Asuka.
"hm... kapan ya aku bilang begitu?" jawab Asuka.
"OMONG KOSONG! Kau bilang akan traktir aku kalau kau kalah saat adu
panco denganku!"
"iya! Iya!tak usah teriak-teriak kenapa!"
lalu mereka masuk ke minimarket terdekat dan membeli es krim.
"hm!! Segar....." kata Emi.
"Apa-apaan kau! Kenapa kau beli banyak sekali" teriak Asuka, dia bete
karena Emi beli 1 kantong plastic es krim.
"jangan marah begitu.. ini kan untuk di rumah..."
"huhu...." Isak Asuka. Ia sedih lantaran temannya ini menguras seluruh isi
kantongnya.
"huh?" kata Emi. Sepertinya dia menyadari sesuatu.
"hey Asuka! Lihat! Lihat!" katanya ke Asuka dengan bersemangat.
"apaaa???" kata Asuka , sambil melihat kearah yang ditunjuk oleh Emi.
Wow! Disana ada 3 cowok yang paling terkenal di sekolahnya. Bukan hanya
tampan, tapi mereka juga geng nomor 1 dan punya banyak pengikut di
sekolah. Dan itu membuktikan bahwa mereka adalah petarung nomor 1 di
sekolah.

Kamis, 05 April 2018

Clio Freya - Traces of Love

Clio Freya - Traces of Love
Clio Freya - Traces of Love
Sebulan telah lewat sejak Fay diterima menjadi anggota keluarga McGallaghan.

Lewat kehidupan yang nyaris sempurna di kastil McGallaghan di Paris, Fay berjuang melalui kesedihan akibat kehilangan kedua orangtuanya, sembari mencoba beradaptasi dengan anggota keluarga yang lain, termasuk Kent dan Reno. Pada saat yang bersamaan, Fay menjalin komunikasi dengan Enrique Davalos, cowok keren berambut cepak asal Venezuela yang dikenalnya di kafe.

Setelah ulang tahun Fay yang kedelapan belas yang dirayakan dengan jamuan megah, pamannya, Andrew McGallaghan, menyatakan bahwa masa berkabung Fay telah usai. Fay pun diarahkan untuk mengetahui seluk-beluk keluarga secara lebih dalam, termasuk mengenal Core Operation Unit, badan intelijen di bawah naungan keluarga McGallaghan.

Sejalan dengan waktu, hubungan antara Fay dan Enrique terjalin semakin erat. Kent dan Reno pun membayangi gerak-gerik Fay, masing-masing dengan alasan tersendiri. Bagi Fay, hubungannya dengan Enrique berjalan sempurna, hingga Andrew McGallaghan mulai memainkan kartunya satu demi satu.

Fay pun dihadapkan pada dua pilihan: mengikuti perintah pamannya dengan mengorbankan perasaannya, atau mendahulukan perasaannya dan menghadapi kemarahan pamannya.

Rabu, 04 April 2018

Clio Freya - From Paris to Eternity

Clio Freya - From Paris to Eternity
Clio Freya - From Paris to Eternity
Lanjutan EIFFEL, TOLONG!

Setelah menyelesaikan "tugas" dari Andrew McGallaghan, Fay Regina Wiranata kembali ke Indonesia, kembali menjadi siswa SMA biasa. Tak secuil pun kisah serunya di Paris ia bocorkan kepada sahabat-sahabat dan orangtuanya.

Fay hampir yakin kehidupannya akan berjalan normal seperti biasa. Namun, ia mendapat kejutan lain yang mau tak mau menyeretnya kembali ke peristiwa di Paris: ia menjadi juara lomba mengarang berbahasa Prancis dengan hadiah kursus singkat selama satu minggu di Paris!

Yakin dirinya tidak pernah mengikuti lomba yang dimaksud, tambahan lagi berita itu disampaikan oleh Institute de Paris yang merupakan kedok penculiknya tahun lalu, Fay tahu ia tidak punya pilihan lain kecuali berangkat ke Paris memenuhi panggilan Andrew.
Hari-harinya ternyata berjalan lebih berat daripada yang ia sangka. Selain mendapatkan pengawasan dari rekan Andrew bernama Philippe Klaan yang sikapnya sangat tidak bersahabat, Fay juga harus menata kembali perasaannya kepada Kent, juga Reno.
Selesai melaksanakan tugas, hidup memberikan kejutan lain yang amat mengguncang Fay: pesawat yang ditumpangi kedua orangtuanya mengalami kecelakaan dan orangtuanya dikabarkan meninggal dunia. Fay harus membuat keputusan terberat dalam hidupnya: tetap di Jakarta dengan ketidakpastian akan masa depan, atau pergi ke Paris demi sebuah kepastian masa depan namun sekaligus membuatnya terpuruk sepanjang masa.

Selasa, 03 April 2018

Clio Freya - Eiffel, Tolong!

Clio Freya - Eiffel, Tolong!
Clio Freya - Eiffel, Tolong!
Siapa sih yang nggak bakalan melonjak-lonjak kegirangan kalau ditawari liburan musim panas di Paris tanpa orangtua selama dua minggu?

Itu juga yang dilakukan Fay Regina Wiranata--yang baru saja naik ke kelas 3 SMA--ketika orangtuanya memberitahukan bahwa dia sudah didaftarkan kursus bahasa Prancis selama dua minggu di Paris.
Namun, setelah menginjakkan kaki di kota Paris, kegembiraan Fay berubah seketika; ia diculik oleh seorang pria yang memintanya berpura-pura menjadi seorang gadis Malaysia bernama Seena. Sejak itu, Fay menjalani kehidupan ganda selama dua minggu: kursus bahasa pada pagi hari dan latihan menjadi Seena pada sore hari.

Masalah mulai muncul ketika Fay jatuh cinta pada Kent, seorang pemuda asal Inggris yang juga keponakan si penculik. Hidup Fay juga makin runyam ketika muncul Reno, teman kursusnya yang secara terang-terangan menentang hubungannya dengan Kent.

Seperti apa hubungan Fay dengan Kent? Apa yang terjadi saat Fay melakukan tugasnya berperan sebagai Seena? Apa sebenarnya yang diinginkan oleh penculiknya?

Senin, 02 April 2018

Citra Rizcha Maya - Dara Getting Married

Citra Rizcha Maya - Dara Getting Married
Citra Rizcha Maya - Dara Getting Married
Sinopsis:

Aku pernah menikah, bukan hanya sekali, tapi berkali-kali, di halaman belakang rumah dengan sepupu cowok yang akan bersungut-sungut karena dipaksa tersenyum dan menggandeng tanganku. Ada banyak gelembung balon yang ditiupkan oleh bibir-bibir mungil penuh tawa yang memperlihatkan gigi bolong karena baru tanggal atau karena kebanyakan makan permen, aku memakai gaun ulang tahun, aku merasa seperti putri dengan gaun indah berhias renda dan bunga-bunga, rambutku dihiasi mahkota bunga, teman-temanku akan bertepuk tangan, lalu confetti dihamburkan ke udara, kami akan bersenang-senang dengan berdansa diiringi lagu dari kaset pita.

Kurasa impian para gadis kecil adalah menjadi pengantin yang cantik ketika mereka dewasa nanti, begitu juga aku, menurutku pesta pernikahan adalah hal yang paling romantis yang bisa terjadi di dunia ini, ada banyak cinta dan perasaan yang menyenangkan di sana.

Aku selalu bermimpi tentang pesta pernikahan yang sangat indah, aku ingin menikah di atas balon udara, seperti di drama-drama romantis, aku ingin menikahi pria yang tepat, pria yang benar-benar jatuh cinta padaku dan aku juga jatuh cinta padanya dengan sepenuh hatiku.

Minggu, 01 April 2018

Cinta Itu (Tidak) Merah Jambu

Cinta Itu (Tidak) Merah Jambu
Cinta Itu (Tidak) Merah Jambu
Sinopsis
Ayu dan Cantik adalah saudara kembar. Ayu adalah gadis pemalu, feminin dan pintar. Cantik adalah gadis ekspresif, tomboy dan mandiri.
Di antara mereka ada Bagus, pemuda rendah hati dan sederhana.
Cantik menyukai Bagus. Bagus menyukai Ayu. Ayu yang tahu isi hati Cantik tidak ingin menyakitinya dengan menerima cinta Bagus. Apakah cinta ini sungguh merah jambu?


AWALNYA
Terdengar ketukan di pintu. Cantik bergegas membukanya. Terlambat. Ayu yang memang duduk di ruang tamu lebih dulu membukanya. Begitu pintu terbuka, senyum hangat Bagus mengembang lebar.
“Hai ….” Bagus mengangguk kecil.
“Eh, Bagus. Dari mana?” Cantik menyapa dari ujung ruang tamu.
“Hai, Gus. Yuk masuk.” Ayu yang masih memegang gagang pintu bergeser memberi ruang supaya Bagus bisa lewat..
Bagus duduk di dekat pintu. Ayu duduk di sebelahnya. Cantik duduk di ujung. Ketiganya duduk terdiam. Ruang tamu itu ikut salah tingkah

Sabtu, 31 Maret 2018

Cinta dari Rumah Hijau

Cinta dari Rumah Hijau
Cinta dari Rumah Hijau
Cinta dari Rumah Hijau

Irvan melamun di bangkunya ketika pelajaran kosong. Dia tak berniat ke luar
untuk ke kantin atau ngobrol. Dia masih merasa asing dengan suasana yang baru
satu minggu dikenalnya itu.
Seseorang menepuk bahunya dan duduk di bangku di depannya.
“Melamun, eh? Bagaimana komentarmu tentang sekolah ini?” tegur Riki.
“Cewek kelas satu cakep-cakep, ya?” ujar Irvan meringis.
Riki tersenyum. “Jangan jauh-jauh. Kelas ini juga punya cewek cakep, lho,”
katanya. “Si Mirsa misalnya, yang duduk di ujung kiri depan itu. Atau Linda si kacamata
minus yang rambutnya bagus. Lalu Rita, Yanti ... wah, banyaklah! Tapi rata-rata sudah
punya pasangan, Van.”
Irvan nyengir mendengar promosi itu. Lantas teringat olehnya sebuah nama.
“Ada yang namanya Ristania Vidyani di sekolah ini, Rik? Kelas dua seperti kita
juga kalau tidak salah.”
Riki menatap Irvan setengah heran. Saat itu seorang gadis masuk. Riki melirik,
lalu menyentuh lengan Irvan yang sedang mencorat-coret buku.
“Tuh yang kau cari!” bisiknya.
Irvan menoleh, mengamati gadis itu. Itukah Tania? Cowok itu menemukan sosok
tubuh sedikit kurus, jangkung dengan rambut pendek. Gayanya tak acuh. Irvan masih
menatap ketika gadis itu menoleh padanya. Wajahnya yang buram dan bermata tajam
membalas. Dahi itu berkerut tak senang. Lantas dia berbalik ke bangkunya, mengambil
sesuatu dan keluar tanpa menoleh lagi.
“Bagaimana?” tanya Riki menyadarkan Irvan. “Tidak cakep kan? Tapi menarik
dengan keangkuhannya itu. Dia selalu menghindari cowok-cowok yang jatuh cinta
padanya. Jadi kalau kau mau akrab dengannya, jangan sampai jatuh cinta ...”
Irvan diam. Benaknya berputar-putar. Gadis itukah yang membuat Fadil jatuh
bangun karena mencintainya? Fadil, sepupunya yang tampan dan banyak di kagumi
cewek-cewek karena senyumnya yang memikat itu, jatuh cinta pada Tania? Aneh
rasanya. Tania tidak cantik, wajahnya dingin dan mungkin hatinya juga beku.
“Engkau belum mengenal dia, Van. Tania tidak cantik, tapi ada sesuatu pada
sikapnya yang menarik cowok-cowok. Dekati dia dan ... kau akan tahu, bahwa apa yang
ku katakan benar,” ujar Riki seolah dapat membaca jalan pikiran Irvan.
Bel berbunyi. Riki meloncat turun dan duduk di sebelah Irvan. Anak-anak
berdesakan masuk kelas. Pelajaran kimia akan segera dimulai.

Jumat, 30 Maret 2018

Charon - Novel 1000 Musim Mengejar Bintang

Charon - Novel 1000 Musim Mengejar Bintang
Charon - Novel 1000 Musim Mengejar Bintang
Bagian satu: (Laura & Niko)
Laura,16 tahun
Butuh waktu kurang lebih 40 menit bagi Laura utk menempuh perjalanan dr rumahnya, disebuah kota kecil, sampai ke sekolah. Laura membuka kaca jendela bus, memejamkan mata, dan membiarkan udara pagi menerpa wajahnya.sat matanya perlahan membuka kembali, ia menarik napas, mengisi tubuhnya dgn udara yg sama. Di sepanjang jalan, dedaunan menari nari mengikuti arah angin. seakan akan mereka mengantarnya ketempat tujuan. Laura berpikir, jika ia harus menghabiskan 40 menit waktunya hampir setiap pagi,melewati rute yg sama,bukankah lebih baik jika ia menikmatinya?

Laura sangat menyukai alam di pagi hari, saat mentari mulai muncul kepermukaan,dan burung-2 berkicau diangkasa. Saat bus yg ia tumpangi berhenti di sebuah halte, Laura turun dgn senyuman karena tahu esok ia akan mengalami hal yg sama lagi.kini ia bersiap siap menunggu bus lain yg akan mengantarnya ke sekolah.perjalanan 10 menit berikutnya benar2 berbeda dgn sebelumnya.dedaunan berganti menjadi gedung2 pencakar langit yg mampu menahan terpaan angin.

Tak berapa lama kemudian, ia tiba di depan sekolahnya,sebuah bangunan luas 3 lantai yg sudah berdiri berpuluh puluh tahun.bukannya tdk ada sekolah di tempat Laura tinggal.hanya mama ingin pendidikan yg terbaik untuknya,walaupun itu berarti perjalanan 50 menit menuju sekolah setiap hari.

Laura tdk keberatan.ia akan melakukan apa saja utk mama.sebagai orang tua tunggal,mama sudah banyak berkorban untuknya.yg membuatnya keberata,justru para siswa yg ada disekolah itu.mereka sudah mengenal satu sama lain sejak TK sampai SMA.dan Laura sebagai orang asing yg baru masuk awal juli tahun sebelumnya tdk bisa langsung cocok dgn mereka.ditambah lagi, rumahnya berjarak 30 km dr sekolah membuatnya mendapat predikat ''siswi kampungan''. Jd kesimpulannya, Laura hanyalah seorang murid biasa.tp hari ini,nasib akan mempertemukannya dgn seseorang yg luar biasa.

Kamis, 29 Maret 2018

Charles Dickens - Oliver Twist

Charles Dickens - Oliver Twist
Charles Dickens - Oliver Twist
Di antara gedung-gedung publik lain di sebuah kota —
yang karena berbagai alasan sebaiknya tidak dise-
butkan, bahkan dengan nama fiktif—terdapat sebuah
bangunan kuno yang biasa dijumpai di banyak kota, baik besar
maupun kecil. Tepatnya, sebuah rumah sosial. Di rumah sosial
ini lahirlah Oliver Twist kecil, pada hari serta tanggal yang tak
perlu disebutkan pula.

Setelah ahli bedah desa menuntunnya menuju dunia penuh
duka dan kesusahan ini, belum jelas apakah bayi tersebut
akan selamat sehingga berhak menyandang sebuah nama. Bila
demikian keadaannya, kemungkinan besar memoar ini takkan
muncul. Atau, kalaupun muncul, karena isinya hanya beberapa
halaman, ini akan menjadi karya biografi paling ringkas serta
akurat dalam lingkup literatur di masa kapan pun atau negara
mana pun.

Rabu, 28 Maret 2018

Charles Dickens - Great Expectations

Charles Dickens - Great Expectations
Charles Dickens - Great Expectations
Nama keluarga ayahku Pirrip, dan nama baptisku Philip, tetapi
yang bisa diucapkan secara singkat dan jelas oleh lidah bayiku
adalah Pip. Maka, aku menyebut diriku Pip dan semua orang pun
memanggilku Pip.
Aku mengetahui bahwa Pirrip adalah nama keluarga ayahku,
selain dari batu nisannya, juga dari kakakku, Mrs. Joe Gargery, yang
menikah dengan pandai besi. Aku tidak pernah berjumpa dengan
ayah atau ibuku dan tidak mengetahui wujud mereka (karena mereka
hidup lama sebelum foto ditemukan), bayangan pertamaku mengenai
sosok orangtuaku mau tidak mau kuperoleh dari batu nisan mereka.
Bentuk abjad di batu nisan ayahku memberiku gagasan aneh bahwa
dia berbadan tegap, kekar, berkulit gelap, dan berambut ikal hitam.
Dari lekak-lekuk tulisan, “Terbaring Juga, Georgiana, Istri Pria di
Atas,” otak kanak-kanakku menyimpulkan bahwa ibuku sakit-sakitan
dan wajahnya berbintik-bintik. Untuk lima batu nisan belah ketupat
kecil, masing-masing setinggi sekitar setengah meter, yang berderet
rapi di samping makam orangtuaku dan menyimpan kenangan sakral
kelima adik lelakiku—yang menyerah pada tahap sangat dini dalam
perjuangan menghadapi kehidupan—aku yakin seyakin-yakinnya

bahwa mereka semua terlahir dalam posisi berbaring dan mengan-
tongi tangan, tanpa pernah mengeluarkannya di dunia ini.

Selasa, 27 Maret 2018

Boy Candra - Senja, Hujan, Cerita yang Telah Usai

Boy Candra - Senja, Hujan, Cerita yang Telah Usai
Boy Candra - Senja, Hujan, Cerita yang Telah Usai
Buku ini dipersembahkan untuk orang-orang yang pernah dilukai, hingga susah melupakan. Untuk orang-orang yang mencintai, tapi dikhianati. Juga yang mengkhianati, lalu menyadari semua bukanlah hal yang baik untuk hati. Kepada orang-orang yang diam-diam jatuh cinta, suka pada sahabat sendiri, tidak bisa berpaling dari orang yang sama, dan hal-hal yang lebih pahit dari itu. Mari mengenang, tapi jangan lupa jalan pulang. Sebab, setelah tualang panjang ke masa lalu, kamu harus menjadi lebih baik, dan mulailah menata rindu yang baru.

Katakan kepada masa lalu:
kita adalah cerita yang telah usai.

Minggu, 25 Maret 2018

Boy Candra - Sebuah Usaha Melupakan

Boy Candra - Sebuah Usaha Melupakan
Boy Candra - Sebuah Usaha Melupakan
Sebuah Usaha Melupakan adalah kumpulan catatan perasaan (konsep penulisan yang sama dengan dua buku sebelumnya, ‘Catatan Pendek Untuk Cinta yang Panjang’ dan buku ‘Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai.’ Satu judul tulisan hanya terdiri dari empat paragraph (beberapa terpaksa 5 paragraf). Cerita yang ditulis juga masih hal-hal ‘ringan’ dan mudah dicerna. Ada sekitar 77 tulisan yang dibagi menjadi sub-bab. Tidak ada keterkaitan satu judul tulisan dengan tulisan lain secara khusus, namun sengaja diurut menjadi 6 sub-bab untuk kenyamanan pola. Secara rinci, sub-bab menceritakan tentang: perasaan awal jadian –kebanyakan cerita LDR, lalu fase bimbang, berlanjut pengkhianatan, memulihkan perasaan, hingga ditutup dengan sub-bab jatuh cinta kembali. Menemukan cinta yang baru kembali.